Berbeda dengan jam di monumen Big Ben di Inggris (kiri), Jam Gadang (kanan) di Sumatera Barat-Indonesia menggunakan IIII untuk menyatakan angka 4-nya.Masih sering mendengar ucapan-ucapan seperti ini? "Kalian duluan deh, nanti tungguin di lobi ya, aku beresin tas dulu…" "Jangan terburu-buru, pacarmu pasti mau menunggu…" "Bentar ya Ma, masih ditelepon nih…" Jika Kalian, Pacarmu, dan Ma digantikan oleh Sang
WAKTU, jawabannya adalah tidak.
Tidak, sang waktu tidak menunggu. Dia akan terus maju, meskipun kita memohonnya untuk diam menunggu ataupun mundur kembali ke masa lalu.
Dia akan terus maju, tidak peduli kita sedang malas atau rajin, gagal atau berhasil, sedih ataupun bahagia.Dia sudah maju sebanyak 6 tahun. Enam tahun sejak kami lulus dari SMA Regina Pacis Bogor. Waktu yang cukup panjang. Cukup bagi anak kelas 1 SD untuk pindah ke jenjang sekolah menengah. Lalu, apakah kami sudah berpindah jenjang? Sudah dimanakah kami sekarang?
Sabtu pagi 13 September itu tiba dan setelah 6 tahun kami kembali bermain basket di GOR Pajajaran Bogor. Waktu memang tidak menunggu, hanya maju, tidak mundur, dan 6 tahun waktu yang cukup panjang. Namun, di Sabtu pagi itu, saat kami mengoper bola, berusaha memasukkan bola ke dalam ring, bercanda tawa, dan saling menatap… 6 tahun terasa seperti 6 hari yang lalu…



"untuk Yanto (high flying '83), untuk janji mengabadikan Kisah Perbasketan I kita, dan untuk basket"